Apa Perbedaan Antara Gearbox Heliks dan Gearbox Herringbone?

Daftar Isi

Gearbox merupakan hal mendasar bagi permesinan, yang memfasilitasi transmisi daya di berbagai aplikasi. Gearbox heliks dan herringbone merupakan dua jenis gearbox canggih, yang masing-masing menawarkan keunggulan unik.

Artikel ini membahas seluk-beluk gearbox heliks dan herringbone, merinci desain dan karakteristik kinerjanya. Kami akan membahas perbedaannya dalam desain gigi, gaya dorong aksial, kapasitas beban, tingkat kebisingan, biaya, efisiensi, dan tumpang tindih.

gearbox heliks 2 - Apa Perbedaan Antara Gearbox Heliks dan Gearbox Herringbone -TANHON

Apa itu Gearbox Heliks

Gearbox heliks adalah gearbox silinder dengan gigi yang dipotong pada sudut terhadap sumbu gearbox. Sudut ini dikenal sebagai sudut heliks. Tidak seperti gearbox taji, yang giginya sejajar dengan sumbu gearbox, gearbox heliks memiliki gigi yang berputar di sepanjang permukaan gearbox. Desain gigi bersudut ini memungkinkan pengoperasian yang lebih halus dan lebih senyap dibandingkan dengan gearbox taji karena gigi-gigi tersebut saling bertautan secara bertahap selama proses pengaitan. Gearbox heliks dapat digunakan untuk mentransmisikan daya antara poros paralel atau non-paralel tergantung pada sudut dan arah heliks.

Apa itu Herringbone Gear?

Gearbox herringbone, terkadang disebut gearbox heliks ganda, adalah jenis gearbox dengan desain gigi berbentuk V. Pada dasarnya, ini adalah dua gearbox heliks yang ditempatkan berdampingan dengan sudut heliks yang berlawanan. Susunan ini meniadakan gaya dorong aksial yang ada pada gearbox heliks tunggal. Gearbox herringbone dikenal karena kapasitas bebannya yang tinggi, pengoperasian yang lancar, dan sering digunakan dalam aplikasi tugas berat.

Perbedaan Antara Gearbox Heliks dan Gearbox Herringbone

Desain Gigi

Gearbox heliks memiliki gigi yang bersudut terhadap sumbu gearbox, membentuk heliks. Sudut ini mendorong keterikatan gigi secara bertahap, mengurangi kebisingan, dan meningkatkan kekuatan dibandingkan dengan gearbox taji dengan gigi lurus. Sudut heliks dapat bervariasi, yang memengaruhi karakteristik kinerja gearbox.

Gearbox herringbone, di sisi lain, memiliki desain gigi berbentuk V. Ini pada dasarnya adalah dua gearbox heliks yang digabungkan, dengan masing-masing sisi gearbox memiliki gigi dengan sudut heliks yang berlawanan. Konfigurasi ini menghasilkan dua set gigi yang bertemu di bagian tengah.

Dorongan Aksial

Perbedaan utama antara keduanya adalah adanya gaya dorong aksial. Gearbox heliks menghasilkan gaya dorong aksial, yaitu gaya yang bekerja sejajar dengan sumbu gearbox. Gaya dorong ini memerlukan bantalan dorong untuk mengatur gaya aksial dan mencegah kerusakan.

Gearbox herringbone menghilangkan gaya dorong aksial karena sudut heliks yang berlawanan dari dua set gigi tersebut meniadakan gaya dorong. Hal ini membuatnya cocok untuk aplikasi berdaya tinggi tanpa memerlukan bantalan dorong tambahan.

Kapasitas beban

Gearbox heliks memiliki kapasitas beban yang lebih tinggi daripada gearbox taji karena pengikatannya yang bertahap dan rasio kontak yang meningkat. Akan tetapi, jumlah beban yang dapat ditanganinya terbatas karena gaya aksial yang dihasilkan.

Gearbox herringbone mampu menahan beban yang lebih tinggi dibandingkan gearbox heliks. Desain heliks ganda secara efektif menyeimbangkan beban, sehingga cocok untuk mesin tugas berat. Desain gigi juga meningkatkan area kontak, sehingga menghasilkan kemampuan menahan beban yang lebih besar.

Kebisingan dan Getaran

Gearbox heliks beroperasi dengan lebih sedikit kebisingan dan getaran daripada gearbox taji karena gigi-giginya saling terhubung secara bertahap. Namun, gigi-gigi yang bersudut dapat menghasilkan tingkat kebisingan tertentu, terutama pada kecepatan yang lebih tinggi.

Gearbox herringbone menawarkan pengoperasian yang halus dan senyap, bahkan pada kecepatan tinggi dan beban berat.

Biaya

Gearbox heliks umumnya lebih terjangkau daripada gearbox herringbone karena desainnya yang lebih sederhana. Proses pembuatannya tidak terlalu rumit, sehingga biaya produksinya pun lebih rendah.

Gearbox herringbone lebih mahal untuk diproduksi daripada gearbox heliks karena desain gigi berbentuk V yang rumit dan presisi yang dibutuhkan untuk memotong gigi di kedua sisi.

Efisiensi

Gearbox heliks biasanya memiliki efisiensi yang baik, terutama jika dilumasi dan disejajarkan dengan benar. Namun, beberapa kehilangan daya mungkin terjadi karena gesekan dan gaya dorong aksial.

Gearbox herringbone cenderung memiliki efisiensi yang sedikit lebih tinggi daripada gearbox heliks, karena tidak adanya gaya dorong aksial mengurangi gesekan. Gearbox ini mentransfer daya secara efisien, bahkan dalam kondisi yang sulit.

Tumpang tindih

Gearbox heliks memiliki tumpang tindih gigi yang lebih besar daripada gearbox taji, yang berarti beberapa gigi bekerja pada waktu tertentu, sehingga menghasilkan pengoperasian yang lebih halus. Sudut heliks memengaruhi tumpang tindih, dengan sudut yang lebih tinggi menghasilkan tumpang tindih yang lebih besar.

Gearbox herringbone memiliki tumpang tindih yang jauh lebih besar karena desain heliks ganda. Peningkatan tumpang tindih memastikan transmisi daya yang lancar dan berkelanjutan serta mengurangi keausan pada gigi.

Dapatkan Penawaran Gratis