Gearbox cacing adalah jenis gearbox heliks yang digunakan untuk mentransmisikan daya antara poros yang tidak sejajar, biasanya pada sudut 90 derajat. Mengukur Diameter Lingkaran Pitch (PCD) dari gearbox cacing merupakan langkah penting dalam menentukan ukurannya dan memastikan keterkaitan yang tepat dengan gearbox cacing pasangannya.

Terminologi Roda Cacing
- Diameter pitch: Diameter silinder imajiner yang tampaknya dililitkan oleh benang cacing. Ini adalah PCD yang ingin kami ukur.
- Lead: Jarak linier yang ditempuh gearbox cacing dalam satu putaran. Jarak ini sama dengan pitch (jarak antara ulir) dikalikan dengan jumlah awal ulir.
- Thread starts: Jumlah ulir independen pada gearbox cacing. Thread starts tunggal, ganda, atau empat kali lipat adalah hal yang umum.
- Sudut heliks: Sudut antara ulir cacing dan garis tegak lurus terhadap sumbu gearbox cacing. Sudut ini ditentukan oleh diameter ujung dan diameter pitch.
Langkah demi Langkah Mengukur PCD Worm Gear
Langkah 1: Ukur Diameter Luar
Dengan menggunakan mikrometer atau jangka sorong, ukurlah diameter luar gearbox cacing di beberapa titik sepanjang gearbox cacing dengan hati-hati. Ambil rata-rata pengukuran ini untuk memperhitungkan setiap variasi kecil. Catat nilai ini sebagai diameter luar (OD).
Pastikan gearbox cacing bersih dan bebas dari kotoran. Berikan tekanan ringan untuk menghindari distorsi pada hasil pengukuran. Lakukan beberapa kali pembacaan dan rata-ratakan untuk mendapatkan hasil yang paling akurat.
Langkah 2: Tentukan Pitch Benang
Letakkan pengukur pitch ulir pada ulir gearbox cacing, cari daun yang paling sesuai dengan profil ulir. Pengukur pitch akan menunjukkan pitch ulir (P) dalam satuan seperti ulir per inci (TPI) atau milimeter (mm).
Jika pengukur jarak ulir tidak tersedia, Anda dapat mengukur jarak antara beberapa ulir yang berdekatan menggunakan jangka sorong, lalu membagi jarak ini dengan jumlah ruang ulir untuk menghitung jarak.
Langkah 3: Hitung Jumlah Thread Starts
Periksa dengan saksama permukaan ujung gearbox cacing. Hitung jumlah heliks ulir independen yang dimulai pada titik terpisah di sekeliling keliling. Ini adalah jumlah awal ulir (N). Sebagian besar gearbox cacing memiliki antara 1 dan 4 awal.
Thread start memengaruhi lead gearbox cacing. Lead sama dengan pitch dikalikan dengan jumlah start (L = P * N). Jumlah thread start yang lebih tinggi menghasilkan lead yang lebih besar dan kemajuan linier yang lebih cepat per putaran.
Langkah 4: Hitung PCD Cacing
Setelah mengetahui diameter luar (OD), pitch (P), dan jumlah ulir awal (N), kini Anda dapat menghitung diameter lingkaran pitch (PCD) roda cacing menggunakan rumus berikut:
PCD = OD – 2P/N
Dimana:
PCD = Diameter Lingkaran Pitch
OD = Diameter Luar
P = Jarak Ulir
N = Jumlah Thread Dimulai
Misalnya, jika roda cacing memiliki diameter luar 30 mm, jarak antar ulir 5 mm, dan satu ulir awal, perhitungannya adalah:
PCD = 30mm – 2(5mm)/1 = 20mm
Oleh karena itu, diameter lingkaran pitch roda cacing khusus ini adalah 20mm.
Langkah 5: Verifikasi Perhitungan
Untuk memastikan keakuratan nilai PCD yang Anda hitung, sebaiknya verifikasi dengan metode alternatif. Salah satu metode tersebut adalah dengan mengukur gearbox cacing dengan alat ukur PCD khusus atau jangka sorong gigi gearbox.
Alat khusus ini memiliki ujung yang dirancang untuk menyentuh gigi gearbox cacing di lingkaran pitch, sehingga memberikan pengukuran langsung PCD. Bandingkan pengukuran langsung ini dengan nilai yang Anda hitung. Nilai tersebut harus berada dalam toleransi yang dapat diterima, biasanya beberapa mikrometer (μm).
Jika terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai PCD hasil perhitungan dan hasil pengukuran langsung, periksa kembali pengukuran dan perhitungan Anda untuk mengetahui adanya kesalahan.



