Cara Mengukur Backlash pada Gearbox

Daftar Isi


Mengukur reaksi balik pada gearbox sangat penting untuk memastikan pengoperasian mesin yang lancar dan efisien, tetapi banyak teknisi kesulitan memilih metode yang tepat.

Pengukuran backlash yang tidak akurat dapat menyebabkan keausan dini, penurunan kinerja, dan waktu henti yang mahal. Tanpa pemahaman yang jelas tentang teknik yang tersedia, Anda berisiko mengorbankan keandalan peralatan Anda.

Dalam posting blog ini, kita akan membahas empat metode yang terbukti untuk mengukur backlash pada gearbox: dial indicator, feeler gauge, lead wire atau solder tin, dan pengujian manual. Dengan menguasai teknik-teknik ini, Anda akan dapat menilai dan mengoptimalkan kinerja mesin Anda secara akurat, meminimalkan masalah, dan memaksimalkan produktivitas.

Splines di - Cara Mengukur Backlash di Gearbox -TANHON

Metode Indikator Dial

  1. Pengaturan: Untuk mengukur backlash gearbox menggunakan indikator dial, pertama-tama kencangkan indikator dial ke permukaan yang tidak bergerak seperti basis magnet. Posisikan probe indikator sehingga menyentuh gigi pada sisi gearbox yang tidak terbebani. Pastikan probe tegak lurus dengan permukaan gigi pada garis pitch.
  2. Penolan: Dengan probe yang bersentuhan dengan gigi gearbox, nolkan indikator dial. Goyangkan gearbox dengan lembut ke depan dan belakang untuk menemukan titik tertinggi dan nol pada posisi tersebut. Ini menetapkan titik referensi untuk pengukuran backlash.
  3. Pengukuran Pergerakan: Tahan gearbox yang berpasangan agar tetap diam dan putar perlahan gearbox yang diukur hingga bersentuhan ringan dengan probe. Catat pembacaan indikator dial pada posisi ini. Pembacaan awal ini mewakili celah atau beban awal pada jalinan gearbox.
  4. Rotasi Terbalik: Terus putar gearbox ke arah yang sama hingga indikator dial telah bergerak setidaknya satu gigi untuk memperhitungkan setiap variasi gigi ke gigi. Kemudian, balikkan arah dan putar gearbox kembali hingga membuat kontak ringan lagi dengan gearbox yang diam. Catat pembacaan indikator dial pada titik kontak kedua ini.
  5. Hitung Backlash: Backlash adalah selisih antara pembacaan indikator dial awal dan akhir. Jika beban awal diukur pada pembacaan awal, maka harus ditambahkan ke pembacaan akhir untuk menghitung total backlash. Misalnya, jika pembacaan awal adalah +0.05 mm dan pembacaan akhir adalah -0.10 mm, backlash akan menjadi 0.15 mm (0.10 mm + 0.05 mm).

Metode Pengukur Rasa

Salah satu metode umum untuk mengukur backlash gearbox adalah dengan menggunakan feeler gauge. Untuk melakukan pengukuran ini:

  1. Perbaiki satu gearbox pada tempatnya sehingga tidak dapat berputar.
  2. Masukkan pengukur celah di antara dua gigi yang saling bertautan pada gearbox. Pengukur harus terpasang dengan pas tanpa ikatan.
  3. Putar gearbox yang tidak tetap hingga sedikit terjadi kontak dengan pengukur feeler. Ini adalah titik referensi.
  4. Terus putar gearbox yang tidak tetap sampai terjadi kontak yang kuat dan pengukur tidak dapat ditarik kembali.
  5. Ukur panjang lengkung atau jumlah derajat putaran gearbox dari titik referensi hingga kontak yang kuat. Ini adalah jumlah reaksi balik.

Pengukur feeler memungkinkan pengukuran langsung jarak bebas antara gigi gearbox. Pengukur ini mudah digunakan dan tidak memerlukan peralatan khusus selain pengukur itu sendiri. Namun, keakuratannya bergantung pada penambahan ketebalan pengukur yang tersedia dan kestabilan tangan pengguna. Tekanan yang konsisten harus diterapkan untuk hasil yang dapat diulang.

Metode Kawat Timah atau Timah Solder

Reaksi balik juga dapat diukur menggunakan sepotong kawat timah, timah solder, atau logam lunak serupa. Prosesnya adalah:

  1. Masukkan kawat ke dalam ruang antara dua gigi gearbox yang saling bertautan.
  2. Tahan satu gigi agar diam sementara goyang gigi yang lain maju mundur, sambil meremas kawat.
  3. Lepaskan kawat dan ukur ketebalannya pada titik tersempit menggunakan mikrometer.

Ketebalan kawat yang mengalami deformasi sama dengan jumlah reaksi balik. Metode berteknologi rendah ini dapat dilakukan dengan bahan yang murah. Akan tetapi, metode ini kurang presisi dibandingkan metode lainnya. Kawat mungkin tidak mengalami deformasi secara merata, jadi beberapa pengukuran harus dirata-ratakan. Jika kawat terlalu tebal atau tipis relatif terhadap gigi gearbox, hasilnya mungkin tidak mewakili reaksi balik yang sebenarnya.

Pengujian Manual

Backlash dapat dideteksi dan diukur secara kasar dengan menggoyangkan gearbox yang berpasangan secara manual ke depan dan ke belakang. Dengan satu gearbox tetap, cobalah untuk memutar gearbox lainnya ke kedua arah. Jumlah putarannya sebelum menyentuh gearbox yang diam sebanding dengan backlash.

Metode ini cepat dalam mendeteksi reaksi balik yang berlebihan dan tidak memerlukan alat apa pun. Mekanik yang berpengalaman dapat menilai apakah reaksi balik berada dalam batas yang dapat diterima berdasarkan aplikasinya. Namun, pengujian manual bersifat subjektif dan tidak memberikan pengukuran numerik. Metode ini paling baik digunakan untuk pemeriksaan lulus-gagal daripada mengukur jumlah reaksi balik yang ada secara tepat.

Dapatkan Penawaran Gratis