Pitch Diameter vs. Modul: Perbandingan Sistem Pengukuran Gigi Gearbox

Daftar Isi

Gearbox sangat umum digunakan dalam mesin, tetapi menentukan ukuran giginya bisa membingungkan karena adanya dua sistem yang berbeda: pitch diametral dan modul. Meskipun kedua sistem tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu menentukan ukuran gigi gearbox, keduanya menggunakan satuan pengukuran dan metode perhitungan yang berbeda, yang dapat menyebabkan kesalahan jika tidak dipahami dan diterapkan dengan benar.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan perbedaan antara pitch diametral dan modul, dan memberikan panduan tentang cara mengkonversi antara kedua sistem tersebut untuk memastikan spesifikasi gearbox yang benar untuk aplikasi Anda.

gearbox mitra - Pitch Diameter vs. Modul: Perbandingan Sistem Ukuran Gigi Gearbox -TANHON

Apa itu Diametral Pitch

Pitch diameter (DP) adalah sistem yang digunakan untuk menentukan ukuran gigi gearbox dalam satuan imperial. Sistem ini didefinisikan sebagai jumlah gigi pada gearbox dibagi dengan diameter pitch dalam inci:

DP=T/D

Dimana:

  • DP = Pitch diametral
  • N = Jumlah gigi
  • D = Diameter pitch (in)

Misalnya, gearbox dengan 24 gigi dan diameter pitch 3 inci akan memiliki pitch diametral 24/3 = 8.

Nilai pitch diametral standar biasanya berupa bilangan bulat seperti 8, 10, 12, 16, 20, 24, dst. Nilai pitch diametral yang lebih tinggi menunjukkan gearbox dengan gigi yang lebih kecil dan halus, sedangkan nilai yang lebih rendah berarti gigi yang lebih besar dan kasar.

Apa itu Modul

Modul (m) adalah padanan metrik dari pitch diametral untuk menentukan ukuran gigi gearbox. Modul ini didefinisikan sebagai diameter pitch dibagi dengan jumlah gigi:

m=D/T

Dimana:

  • m = Modul
  • D = Diameter pitch (mm)
  • N = Jumlah gigi

Misalnya, gearbox dengan diameter pitch 60mm dan 20 gigi akan memiliki modul 60mm/20 = 3mm.

Nilai modul yang umum adalah dalam rangkaian yang dimulai pada 1 mm dan meningkat dalam langkah-langkah yang ditentukan. Semakin kecil nomor modul, semakin halus gigi gearbox. Nilai modul standar adalah 1, 1.25, 1.5, 2, 2.5, 3, 4, 5, 6, 8, 10, dst.

Perbedaan Antara Pitch Diametral dan Modul

Unit Pengukuran

Perbedaan yang paling jelas adalah bahwa pitch diametral menggunakan satuan imperial (inci) sementara modul didasarkan pada satuan metrik (milimeter).

Ini berarti gearbox yang ditentukan dalam pitch diametral tidak dapat dipertukarkan dengan gearbox yang berukuran modul kecuali dikonversi.

Perhitungan

Seperti yang ditunjukkan dalam rumus di atas, pitch diametral dihitung dengan membagi jumlah gigi dengan diameter pitch, sementara modul membagi diameter pitch dengan jumlah gigi.

Hubungan terbalik ini berarti nilai pitch diametral yang lebih tinggi menunjukkan gigi yang lebih halus, sedangkan nilai modul yang lebih tinggi berarti gigi yang lebih kasar.

Standar

Pitch diametral secara tradisional digunakan di Amerika Serikat, sementara modul telah menjadi standar di negara-negara metrik.

Konversi Antara Pitch Diametral dan Modul

Untuk mengonversi dari modul ke pitch diametral, bagi 25.4 dengan nilai modul:

DP=25.4/mXNUMX

Untuk mengonversi pitch diametral ke modul, bagi 25.4 dengan nilai DP:

m=25.4/DP

Misalnya, gearbox modul 2 akan memiliki pitch diameter ekuivalen:

DP=25.4/2=12.7

Standar DP yang paling dekat adalah 12.

Konversi antar sistem diperlukan saat mengintegrasikan gearbox atau rak gearbox yang awalnya ditentukan dalam standar yang berbeda. Namun, karena pembulatan dan variasi nilai standar, pasangan gearbox yang dikonversi mungkin tidak menyatu dengan sempurna dan mungkin memerlukan pemotongan khusus.

Dapatkan Penawaran Gratis